5 Langkah Mempertahankan OHSAS 18001 Pasca Sertifikasi

posted in: Article | 0

5 Langkah Mempertahankan OHSAS 18001 Pasca Sertifikasi

Bagi organisasi/perusahaan yang mengerjar sertifikasi OHSAS 18001, mendapatkan akreditasi dan sertifikat setelah audit merupakan hal yang sangat melegakan, mengingat jumlah waktu, tenaga dan dana yang diinvestasikan cukup besar. Namun demikian,penting bagi orang yang bertanggung jawab dalam sistem manajemen K3 perusahaan untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen K3 yang telaih diraih dalam sertifikasi tetap dipelihara dan diperbaiki terus-menerus bahkan setelah meraih sertifikat. Lalu bagaimana langkah yang harus diambil?

Beberapa tips ini mungkin bisa membantu organisasi/perusahaan dalam mempertahankan OHSAS 18001 pasca sertifikasi:

  1. Buat “event calender” atau diary
    Hal ini merupakan cara yang efektif untuk memastikan bahwa organisasi sudah menetapkan waktu untuk acara rutin penting dalam sistem manajemen K3, seperti audit internal, diskusi umpan balik karyawan, penilaian risiko, dan tinjauan dari kebijakan K3 perusahaan.
  2. Buat log perbaikan berkesinambungan
    Perbaikan terus-menerus merupakan fokus utama dalam standar ISO, tapi kadang-kadang sulit untuk mengukur atau memberikan bukti bahwa hal tersebut telah dilakukan. Dengan membuat catatan formal, organisasi dapat membuat catatan/rekaman dari setiap rencana proyek, acara, atau bahkan saran yang menyebabkan peningkatan secara terukur. Serta menjadi bukti nyata bagi auditor dalam audit surveillance pertama organisasi, juga catatan tersebut dapat digunakan dalam tinjauan manajemen dan mungkin menarik untuk diketahui oleh klien dan stakeholder.
  3. Siapkan forum kesehatan dan keselamatan kerja
    Hal ini akan memastikan bahwa organisasi memenuhi persyaratan komunikasi K3 antar pekerja dan akan membantu identifikasi bahaya dan tindakan korektif. Sebuah forum biasa atau pertemuan juga dapat ditambahkan ke event calendar dan pastikan bahwa fokus karyawan sudah disimpan pada unsur-unsur penting sistem manajemen k3.
  4. Evaluasi terus-menerus
    Pastikan setiap kejadian atau informasi “near miss” terus dicatat dan dianalisis dan ditindaklanjuti oleh tim.
  5. Siklus Plan-Do-Check-Act
    Lanjutkan untuk memastikan metodologi ini digunakan di masa-masa yang akan datang. Pastikan bahwa perencanaan yang efektif adalah jantung dari sistem manajemen k3 organisasi/perusahaan, dengan modifikasi yang dilakukan atas dasar analisis yang akurat dan data yang dapat diandalkan. Hal ini akan menjadi dasar untuk perbaikan berkesinambungan melalui penghapusan risiko, identifikasi bahaya, dan tindakan nyata untuk meningkatkan sistem manajemen k3 OHSAS 18001.

Demikian penjelasan dari kami. Untuk info pelatihan terkait OHSAS 18001 dan sejenis bisa anda dapatkan di laman berikut.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply