Penerapan ISO 50001 untuk Mencapai Efisiensi Energi Tinggi pada Gedung Bertingkat

posted in: Article, Artikel | 0

Penerapan ISO 50001 untuk Mencapai Efisiensi Energi Tinggi pada Gedung Bertingkat

Pengenalan Tentang ISO 50001

International Organization for Standardization (ISO) 50001 dibuat khusus untuk sistem manajemen energi (EnMS), sebagai sebagai standar nasional dalam persyaratan sertifikasi.  Dimana ISO 50001 bisa diadopsi berbagai organisasi sebagai strategi perusahaan perihal investasi jangka panjang, agar meningkatkan efisiensi energi, mengurangi biaya operasional, dan mengurangi dampak lingkungan. 

Mengingat efisiensi energi menjadi suatu keharusan yang harus dijaga, terutama perusahaan atau organisasi dimana aktivitasnya bergerak dalam skala besar mesti mempertimbangakan hal tersebut sebagai prioritas. Sebab dengan alasan sebagai upaya meningkatkan keberlanjutan lingkungan, pengurangan biaya operasional, bentuk kepatuhan regulasi, peningkatan kinerja gedung, meningkatkan reputasi yang berdampak dari segi sosial, dan terpenting mengurangi ketergantungan pada pasokan energi dari sumber daya yang terbatas dan meningkatkan ketahanan terhadap fluktuasi harga energi.

Maka, melalui artikel ini akan membahas mengenai efisiensi energi dalam gedung bertingkat sampai dengan manfaat penerapan ISO 50001. Hal tersebut diharapkan dapat menambah wawasan pembaca dan meningkatkan kesadaran akan berharganya energi, dalam gedung bertingkat. 

 

Efisiensi Energi dalam Gedung Bertingkat

Tantangan yang Dihadapi Dalam Mencapai Efisiensi Energi

  1. Dana dan Anggaran yang Terbatas

    Untuk membangun sebuah efisiensi energi dalam gedung bertingkat biasanya memerlukan investasi awal yang signifikan. Akan tetapi gedung bertingkat, apalagi  yang sudah ada, dimungkinkan menghadapi keterbatasan dana dan anggaran dalam melakukan perubahan infrastruktur yang diperlukan. Oleh karena itu, tantangan pembiayaan yang terbatas seringkali menjadi penghalang utama untuk membangun gedung bertingkat yang efisiensi energi.

  2. Kebiasaan dan Kultur Organisasi

    Kebiasaan dan kultur organisasi menjadi dua hal yang sulit untuk diubah. Untuk itu, harus ada upaya lebih saat berhadapan dengan penghuni gedung dan staf. Dimana disadarkan mengenai peran penghuni gedung dan staf dalam mencapai efisiensi energi. Tidak hanya sebatas itu, perlu keterlibatan penghuni gedung dan staf mengenai  praktik-praktik yang mendukung efisiensi energi dalam gedung bertingkat.  Seperti mematikan peralatan yang tidak digunakan dan mengoptimalkan penggunaan pencahayaan.

  3. Kurangnya Kesadaran dan Pendidikan

    Kesadaran dan pendidikan memainkan peran penting untuk menciptakan efisiensi energi dalam gedung bertingkat. Untuk itu, keduanya mesti diimplementasikan agar semua pemangku kepentingan dapat berkontribusi secara efektif.

  4. Peraturan dan Kebijakan yang Tidak Konsisten

    Peraturan dan kebijakan yang tidak konsisten menjadi hambatan dalam membangun cita-cita mengefisiensikan energi di dalam gedung bertingkat. Perubahan regulasi atau kebijakan yang tidak konsisten dapat membuat perencanaan jangka panjang sulit dilakukan.

Manfaat Efisiensi Energi pada Gedung Bertingkat 

pengurangan biaya operasional, peningkatan produktivitas dan kesejahteraan penghuni, mengurangi emisi gas rumah kaca, bisa memenuhi regulasi serta sertifikasi, peningkatan keandalan pasokan energi, peningkatan reputasi begitupun tanggung jawab sosial, dan sebagai bentuk penghematan jangka panjang. 

Peran ISO 50001 Dalam Meningkatkan Efisiensi Energi

  1. Kerangka Kerja Sistematis

    Mengidentifikasi aspek energi kritis di gedung bertingkat menjadi manfaat ISO 50001 dalam membantu organisasi. Dimana sebagai sistem pencahayaan, sistem HVAC, dan peralatan elektronik. Sehingga melalui ISO 50001, gedung bertingkat bisa memiliki sistem terarah dan terukur.

  2. Pengintegrasian Prinsip Manajemen

    Pengintegrsian prinsip manajemen menjadika dorongan untuk organisasi dalam berkomitmen dalam menghemat energi. Sebab, ISO 50001 memiliki kerangka kerja manajemen energi yang terintegrasi.

  3. Pemantauan dan Pengukuran Kerja

    ISO 50001 memiliki sistem pemantauan energi yang terstruktur dan menjadikannya sebagai dorongan yang baik, dalam membantu organisasi dalam memonitor secara rutin. Selain itu, juga bisa mengukur kinerja energi gedung bertingkat.

  4. Keselarasan dan Praktik Terbaik

    ISO 50001 memungkinkan organisasi mengadopsi praktik terbaik dalam manajemen energi, berkontribusi pada inovasi dan peningkatan berkelanjutan.

 

Baca juga : Mengapa ISO 50001 Penting dalam Meningkatkan Efisiensi Energi dan Keberlanjutan Perusahaan

 

Penerapan ISO 50001 pada Gedung Bertingkat

Langkah-langkah untuk Menerapkan ISO 50001

  1. Identifikasi Kebutuhan Energi 
    1. Pemahaman menyeluruh tentang tujuan, lingkungan eksternal dan internal, serta kebutuhan pemangku kepentingan terkait energi di dalam organisasi.
    2. Menetapkan kriteria dan lingkup penerapan ISO 50001.
    3. Menganalisis dan mengidentifikasi aspek-aspek kritis yang berpengaruh pada konsumsi energi organisasi.
    4. Mengumpulkan data dan pemantauan awal.
    5. Identifikasi dan konsultasi pemangku kepentingan.
    6. Menganalisis kebutuhan energi organisasi dan peluang energi. 
    7. Penetapan tujuan dan target energi.
    8. Penyusunan rencana tindakan awal.
    9. Mengkomunikasikan kepada semua pihak terkait mengenai kebutuhan, tujuan, dan rencana tindakan energi. Sehingga, melalui hal tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesadaran tentang peran masing-masing pihak dalam mencapai efisiensi energi.
    10. Menetapkan sistem pemantauan dan pengukuran secara berkala.
  2. Pembentukan Tim Manajemen Energi

    Penunjukkan pemimpin tim, pemilihan anggota tim, pelatihan tim, penetapan tanggung jawab dan wewenang, pembentukan struktur organisasi manajemen energi, komunikasi internal dan eksternal, penetapan penemuan rutin, evaluasi keterlibatan pemangku kepentingan, pemantauan dan penilaian kinerja tim, kontinuitas pelatihan serta pengembangan. 

  3. Penetapan Tujuan dan Target Energi
    1. Mereview hasil identifikasi kebutuhan energi.
    2. Melibatkan pemangku kepentingan terkait. 
    3. Menetapkan tujuan khusus untuk meningkatkan efisiensi energi di berbagai aspek organisasi.
    4. Memilih indikator kinerja energi.
    5. Menetapkan target konsumsi energi yang spesifik dan terukur.
    6. Mengembangkan rencana tindakan.
    7. Memastikan bahwa tujuan dan target energi konsisten dengan kebijakan energi organisasi dan standar yang berlaku.
    8. Memastikan bahwa tujuan dan target energi terintegrasi secara efektif.
    9. Menjadwalkan pemantauan dan evaluasi rutin terhadap kemajuan menuju tujuan dan target energi.
  4. Implementasi dan Pengoperasian Sistem Manajemen Energi

    Mengimplementasikan rencana tindakan, Menyusun dokumentasi resmi, Menerapkan sistem pemantauan energi, Melakukan pemeliharaan rutin pada peralatan dan teknologi, Melibatkan semua personel dalam pelaksanaan sistem manajemen energi, Menerapkan seluruh sistem manajemen energi sesuai dengan persyaratan ISO 50001, berkomunikasi secara terbuka dan berkelanjutan, Melakukan audit internal secara periodic, memantau dan mengevaluasi pencapaian tujuan dan target energi, Melakukan evaluasi dampak lingkungan dan sosial, mempersiapkan organisasi untuk mengajukan sertifikasi ISO 50001 melalui badan sertifikasi yang kompeten saat diperlukan.

  5. Evaluasi dan Peningkatan Berkelanjutan

    Pemantauan dan pengukuran kinerja energi secara teratur, Menganalisis data yang dikumpulkan untuk mengevaluasi kinerja energi, Melakukan audit internal secara berkala sesuai dengan rencana audit, Mengumpulkan umpan balik dari pemangku kepentingan terkait efisiensi energi dan implementasi sistem manajemen energi, evaluasi dampak lingkungan dan sosial, mengidentifikasi peluang perbaikan untuk meningkatkan efisiensi energi, melaksanakan tindakan perbaikan berkelanjutan, Mengkomunikasikan hasil evaluasi dan tindakan perbaikan kepada seluruh organisasi, meningkatkan dokumentasi, serta menjadwalkan dan mempersiapkan organisasi untuk audit eksternal oleh badan sertifikasi.

Studi Kasus: Penerapan ISO 50001 pada Gedung Bertingkat Tertentu

  • PT Semen Sentosa mengadopsi sistem manajemen ISO 50001 dengan mengoptimalkan program inovasi energi karyawan melalui perkembangan teknologi. 
  • Tahun 2018, terdapat studi kasus audit energi di salah satu gedung perkantoran di Indonesia, di temukan potensi penghematan energi berdasarkan sebesar 2.358 kWh (30,45%) dengan penghematan biaya mencapai Rp 2,431,359 per bulan atau Rp 29,176,308 per tahun.

 

Baca juga : Manfaat Keuangan dan Non-Keuangan dari ISO 50001

 

Tantangan dan Hambatan dalam Penerapan ISO 50001

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Implementasi ISO 50001

  • Kesadaran dan Komitmen

    Kesadaran dan komitmen menjadi dua hal yang sangat penting dan ketiadaannya akan membuat implementasi ISO 50001 tidak berjalan dengan semestinya. Terutama kesadaran dan komitmen dari manajemen puncak dan anggota dalam gedung bertingkat dalam akan pentingnya efisiensi energi ISO 5001. Untuk itu, terdapat strategi yang bisa dilakukan, seperti melakukan penyuluhan akan pentingnya menjaga energi melalui upaya efisiensi energi.

  • Sumber Daya Finansial Terbatas

    Memang untuk membangun gedung bertingkat dengan melakukan upaya efisiensi energi membutuhkan investasi jangka panjang. Terutama membutuhkan konsultasi ahli dibidangnya. Maka cara yang bisa dilakukan adalah membuat rencana keuangan yang jelas, dan di dalamnya turut mempertingbangkan penghematan energi jangka panjang.

  • Minimnya Keterlibatan Karyawan

    Implementasi ISO 5001 membutuhkan keterlibatan karyawan, sehingga jika anggota yang terlibat minim maka akan mempengaruhi kegiatan tersebut. Maka upaya yang bisa dilakukan adalah melibatkan karyawan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan, dengan sebelumnya mengadakan pelatihan.

  • Budaya Organisasi

    Budaya memang baik dan bersifat berketerusan sehingga sulit untuk diubah. Namun, berbeda halnya dengan budaya organisasi yang kurang memprioritaskan efisiensi energi dalam gedung bertingkat. Lalu bagaimana strategi yang bisa terapkan ? Budaya organisasi yang sudah ada bisa diatasi dengan membuat kampanye kesadaran dan menghargai kontribusi individu, dimana mengintegrasikan prinsip-prinsip efisiensi energi dalam kebijakan dan prosedur organisasi.

 

Baca juga : Penerapan ISO 19650 pada Proyek Konstruksi Gedung Tinggi di Indonesia

 

Manfaat dari Penerapan ISO 50001 pada Gedung Bertingkat

  1. Penghematan Energi

    Penerapan ISO 50001 pada gedung bertingkat dapat memberikan manfaat penghematan energi. Dimana dapat dilakukan dengan cara identifikasi dan pengelolaan kebutuhan energi, pengaturan tujuan serta target energi, pemantauan kinerja energi, dan perbaikan berkelanjutan.

  2. Pengurangan Emisi Karbon

    Emosi karbon menjadi masalah yang tidak ada habis-habisnya untuk saat ini. Meskipun demikian, ada hal-hal yang harus dilakukan masing-masing individu sebagai wujud kepedulian. Dimana dapat dilakukan dengan optimasi sistem energi, penggunaan sumber energi terbarukan, efisiensi energi pencahayaan dan elektronik.

  3. Peningkatan Kinerja Operasional dan Keberlanjutan

    ISO 50001 juga memberikan manfaat perihal peningkatan kinerja keberlanjutan. Melaluinya, efisiensi dapat dilakukan berdasarkan perbaikan proses, efisiensi operasional, optimasi penggunaan sumber daya, dan pengelolaan risiko kepatuhan.

 

Kesimpulan

ISO 50001 menjadi hal yang penting dalam penerapannya. Hal tersebut semata-mata untuk mewujudkan efisiensi energi. Dimana bisa memberikan manfaat selain penghematan energi, juga mengurangi emisi karbon, peningkatan kinerja operasional dan berkelanjutan. 

Melalui manfaat yang diberikan, membuktikan bahwa penerapan ISO 50001 penting dalam mencapai efisiensi energi pada gedung bertingkat. Selain itu, ISO 50001 bisa menjadi hal yang sangat berguna sebagai standar internasional dan membantu organisasi dalam mengefisiensi energi. 

Sementara itu, rekomendasi untuk langkah selanjutnya bisa dilakukan dengan pelatihan dalam memupuk kesadaran, serta melakukan audit begitupun evaluasi dampak lingkungan. 

 

Referensi 

 

5/5 - (7 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *