5 Kunci Sukses Implementasi ISO 14001

posted in: Article | 0

5-kunci-sukses-implementasi-iso-14001

Setiap organisasi baik yang akan menerapkan, mengupgrade, ataupun telah menjalankan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) berdasarkan ISO 14001:2015 ingin memiliki SML yang sukses. Menjalankan SML ataupun mengimplementasikannya dari awal bisa dianggap sebagai suatu “beban pekerjaan tambahan”, maka tentunya organisasi tidak ingin usaha untuk  mengimplementasikan SML menjadi sia-sia. Berikut adalah lima elemen kunci yang akan membantu organisasi mencapai kesuksesan dalam implementasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:

  1. Keterlibatan Karyawan

Elemen kunci pertama untuk memiliki Sistem Manajemen Lingkungan yang sukses adalah mendapatkan partisipasi penuh dari seluruh karyawan, dari manajemen puncak hingga pekerja paling bawah. Jika tidak ada keterlibatan karyawan, setiap tujuan dan target akan membutuhkan lebih banyak waktu dan usaha untuk dicapai. Banyak yang percaya bahwa hanya sekelompok kecil orang saja dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab untuk SML, padahal seluruh karyawan dalam organisasi bertanggung jawab untuk pelaksanaan, pemeliharaan dan perbaikan SML.

  1. Kepatuhan terhadap Peraturan

Salah satu tujuan utama dari ISO 14001 adalah untuk organisasi untuk patuh terhadap peraturan/UU. Organisasi perlu menggunakan SML sebagai alat untuk secara efektif menentukan dan memantau persyaratan hukum yang berlaku dan persyaratan lainnya. Dengan menggunakan SML sebagai alat untuk menjamin kepatuhan terhadap peraturan, organisasi merencanakan biaya yang berhubungan dengan izin, pelaporan dan pemantauan persyaratan hukum, yang akan mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan pelanggaran dan biaya yang terkait.

  1. Efisiensi yang Tinggi

Organisasi harus fokus pada peningkatan efisiensi proses mereka dan tidak hanya pada pengendalian aspek lingkungan setelah mereka telah dihasilkan. Tidak hanya mengontrol dan mencegah kontaminasi, tapi ISO 14001 juga perlu fokus pada proses perbaikan. Misalnya, tingkat efisiensi yang lebih tinggi pada administrasi dapat mengurangi kewajiban hukum dan prosedur perijinan yang lebih pendek karena hubungan yang lebih baik dengan regulator dan masyarakat. Sebuah efisiensi operasional yang lebih besar biasanya melibatkan pembaruan peralatan atau fasilitas, dan desain peningkatan proses produksi yang akan menghasilkan pengurangan input (energi, air dan sumber daya lainnya) dan juga pengurangan limbah.

  1. Menggunakan Indikator Kinerja yang Tepat

Setiap organisasi berbeda dan begitu juga aspek lingkungan dan dampak. Hal ini penting untuk mendefinisikan dan menggunakan indikator kinerja yang akan memungkinkan organisasi untuk secara efektif memantau kinerja mereka dan mengidentifikasi peluang untuk perbaikan.

  1. Meningkatkan Hubungan Pelanggan

Organisasi perlu membangun hubungan berdasarkan kepercayaan dan rasa hormat dengan badan pengawas, masyarakat dan semua orang yang dapat mempengaruhi SML mereka. hubungan baik dengan pelanggan internal dan eksternal akan memberikan kontribusi dalam keberhasilan ISO 14001

Penting untuk diingat bahwa setiap organisasi memiliki karaktek SML berbeda dan proses pemantauan terus menerus sangat penting dalam menentukan kemajuan organisasi dalam memenuhi tujuan dan sasaran.

Leave a Reply