Menyelamatkan kehidupan dengan standar baru untuk sanitasi

posted in: Article | 0

Adalah hal yang tak terbayangkan saat ini jika “human waste” seperti kotoran dan urin dapat diolah dengan aman menjadi sumber daya yang bermanfaat, seperti air minum yang bersih. Walau demikian, saat ini sebuah usaha sedang dilakukan dalam mengembangkan panduan internasional untuk membantu teknologi baru tersebut  berkembang, dimulai dengan perjanjian lokakarya internasional pertama di dunia.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan bahwa 2,3 miliar orang di seluruh dunia tidak memiliki akses ke toilet yang aman dan bersih. Jikapun ada fasilitas sanitasi, limbahnya sering kali tidak dikelola dengan aman. Biaya hidup yang sangat besar berkontribusi terhadap sekitar 280.000 kematian setiap tahun1) yang disebabkan karena sanitasi yang buruk, belum lagi dampak merugikan lainnya terhadap kesejahteraan dan lingkungan manusia.

Teknologi baru seperti unit penanganan limbah kotoran skala masyarakat sedang muncul untuk mengatasi hal di atas. Teknologi ini pada dasarnya menyediakan “garis hidup” bagi banyak orang dengan menangani limbah di tingkat komunitas, bahkan ketika tidak ada sistem pengolahan air limbah yang sesuai. Namun, agar teknologi baru tersebut dapat diluncurkan, diperlukan suatu pedoman yang disepakati secara internasional.

Sebagai langkah awal, International Workshop Agreement (IWA) ISO baru saja diterbitkan, dikembangkan dalam kemitraan dengan Bill & Melinda Gates Foundation dan dipimpin oleh American National Standards Institute (ANSI), anggota ISO untuk Amerika Serikat.

International Workshop Agreement IWA 28 dikembangkan dan disetujui melalui serangkaian tiga lokakarya yang diselenggarakan oleh ANSI di Durban, Afrika Selatan, pada Juni 2017, di Singapura pada September 2017 dan di Dakar, Senegal, pada Januari 2018.

IWA 28, unit penanganan limbah kotoran – bebas energi, prefabricated, unit pemulihan sumber daya berskala komunitas – Keselamatan dan kinerja, akan membantu dalam memfasilitasi untuk komersialisasi dan perluasan unit penanganan tersebut untuk keperluan pasar, sehingga unit tersebut menjadi lebih aman dan lebih mudah diakses oleh mereka yang membutuhkan.

Pada saat yang sama, komite proyek ISO baru – ISO / PC 318, sistem pengolahan sanitasi berorientasi sumber daya komunitas – baru saja dibentuk. Mengumpulkan para ahli internasional dan membangun informasi serta keahlian yang dikumpulkan untuk mengembangkan IWA 28. Ini merupakan langkah besar untuk membantu mewujudkan potensi teknologi tersebut dan, pada akhirnya, menyelamatkan kehidupan.

Raymond Lee, Ketua lokakarya yang menciptakan IWA 28, mengatakan komite akan mengumpulkan lebih dari 130 ahli dari 27 negara yang terlibat dalam pengembangannya untuk mengubah IWA menjadi Standar Internasional yang sangat dibutuhkan.

“Unit perawatan sanitasi ini memiliki potensi untuk menyelamatkan banyak jiwa dan meningkatkan kesehatan jutaan orang di seluruh dunia, namun saat ini tidak ada Standar Internasional yang berisi kriteria yang diterima secara umum untuk mengukur kinerja mereka,” katanya.

ISO / PC 318 akan membangun pekerjaan yang dilakukan di IWA untuk mengembangkan standar tersebut, yang akan memungkinkan teknologi ini untuk mendapatkan daya tarik yang lebih besar dan diimplementasikan pada skala yang jauh lebih besar ditempat ia paling dibutuhkan.

Sumber :

//www.iso.org/news/ref2280.html

//www.who.int/mediacentre/factsheets/fs392/en/

Leave a Reply