Potensi dan Manfaat dari Implementasi ISO 50001 Terbaru

7 Menit Membaca

Potensi dan Manfaat Dari Implementasi ISO 50001 TerbaruPemanfaatan energi, terutama dari bahan fosil masih cukup tinggi digunakan dalam kegiatan bisnis berbagai perusahaan. Penggunaan sumber daya energi ini semakin lama akan semakin sedikit dan butuh waktu lama untuk kembali memperbaruinya.

Selain itu, penggunaan energi yang berasal dari fosil juga memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan serta biaya operasional perusahaan. Dampak tersebut perlu dikelola dengan baik demi keberlangsungan perusahaan.

Perusahaan harus lebih bijak dalam penggunaan energi sehingga dapat meningkatkan efisiensinya. Perusahaan juga harus berperan membantu mengurangi efek rumah kaca.

Oleh karena itu, ISO 50001:2018 dibuat sebagai standar yang menjadi solusi untuk manajemen energi perusahaan. Standar ini bakal membantu mengurangi dampak emisi karbon dioksida dan membantu perusahaan dalam mengurangi biaya operasional kegiatan bisnisnya.

Penerapan ISO 50001:2018 bakal memberikan manfaat untuk perusahaan. Lalu, apakah anda sudah tahu apa itu ISO 50001? dan apa saja manfaat yang bisa anda dapatkan apabila menerapkan ISO 50001?. Berikut penjelasannya:

Apa itu ISO 50001?

ISO 50001 Sistem Manajemen Energi adalah standar internasional yang dikeluarkan oleh International Standardization Organization (ISO) pada tahun 2011 lalu. Standar yang berisi persyaratan dengan petunjuk penggunaan merupakan sebuah spesifikasi yang dibuat untuk sebuah sistem manajemen energi.

Standar ini menentukan syarat-syarat untuk membangun, menerapkan, merawat dan meningkatkan sebuah sistem manajemen energi bagi perusahaan. Standar ini bertujuan memberikan jalan bagi sebuah organisasi atau perusahaan untuk mengikuti pendekatan sistematik dalam mencapai peningkatan berkelanjutan dari performa energi, termasuk efisiensi energi, keamanan energi, penggunaan dan konsumsi energi.

Standar ini bertujuan untuk membantu organisasi mengurangi penggunaan energi mereka, sehingga dapat mengurangi biaya dan emisi gas rumah kaca. ISO 50001 diluncurkan oleh OIS pada bulan Juni 2011 dan cocok bagi organisasi mana pun, baik ukurannya, sektor maupun letak geografisnya.

Perusahaan akan mendapatkan manfaat yang beragam dengan menerapkan standar ini, mulai dari sisi operasional maupun branding perusahaan yang diciptakan. Oleh karena itu, menerapkan standar ISO 50001 adalah salah satu keputusan bijak yang perlu dimiliki oleh perusahaan.

Kehadiran ISO 50001 Sistem Manajemen Energi melengkapi sistem manajemen yang sudah ada sebelumnya, seperti ISO 90001, ISO 14001, OHSAS 18001, dan ISO 26000.

Kemudian, dalam perjalanannya, ISO 50001 mengalami perubahan pada 2018 lalu. Hal tersebut membuat perusahaan yang sudah memperoleh sertifikasi ISO 50001:2011 perlu melakukan penyesuaian terhadap standar yang baru jika ingin mempertahankan sertifikasi yang dimiliki.

Masa transisi untuk beralih dari sertifikasi ISO 50001:2011 menjadi sertifikasi ISO 50001:2018 adalah tiga tahun, tepatnya hingga Agustus 2021. Dengan demikian, lembaga yang melakukan audit ISO 50001:2011 pun tidak lagi melakukan audit sistem versi lama.

ISO 50001: 2018 direvisi dengan mengikuti kerangka kerja ISO dan High Level Structure (HLS) untuk standar sistem manajemen. Oleh sebab itu, penerapannya akan lebih mudah terintegrasi dengan sertifikasi sistem manajemen lainnya, seperti ISO 9001 dan ISO 14001.

Dua tujuan utama untuk merevisi standar ISO 50001 yaitu untuk menyesuaikan standar ke High Level Structure (HLS). Kemudian untuk memastikan bahwa konsep utama tentang manajemen energi pada ISO 50001 masih sama dengan standar sebelumnya versi 2011.

Penerapan edisi baru ISO 50001 ini akan membuat semua standar sistem manajemen ISO mengikuti kerangka kerja High Level Structure (HLS), yang jelas bermanfaat bagi pengguna. 

Manfaat Implementasi ISO 50001:2018Manfaat Implementasi ISO 50001:2018

Penerapan standar ISO 50001:2018 memiliki satu tujuan utama, yaitu mengurangi efek rumah kaca yang terjadi sekarang ini. Dampak negatifnya akan lebih besar jika hal ini terus dibiarkan bahkan dapat merusak lingkungan manusia.

Lebih spesifik, beberapa manfaat yang diperoleh perusahaan saat menerapkan ISO 50001 Sistem Manajemen Energi adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan performa energi secara signifikan
  2. Menyusun dan mengembangkan kebijakan penggunaan energi yang lebih efisien.
  3. Meningkatkan kapabilitas perusahaan dalam pengelolaan risiko energi berikut dampak yang dapat dihasilkan seefisien serta seefektif mungkin.
  4. Menguatkan daya saing perusahaan serta meminimalkan tingkat kerentanan perusahaan terhadap fluktuasi ketersediaan serta harga energi.
  5. Mengurangi biaya atas penggunaan energi sehingga meningkatkan profitabilitas.
  6. Membuktikan bahwa organisasi atau perusahaan telah memenuhi persyaratan hukum dan peraturan yang bersangkutan.
  7. Membuktikan bahwa perusahaan sudah berkomitmen dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Sehingga hal ini akan meningkatkan reputasi perusahaan.

Itulah sejumlah manfaat ISO 50001 yang bisa didapatkan perusahaan apabila sudah menerapkan standar ini. Perusahaan atau organisasi akan memperoleh manfaat apabila standar diterapkan dengan baik dan benar.

Selain itu, perlu diingat bahwa keberhasilan penerapan ISO 50001 sangat dipengaruhi oleh komitmen seluruh tingkatan dan fungsi otoritas perusahaan, terutama manajemen puncak.

Baca juga :

Manajemen puncak perlu menunjukan representatif atau wakil manajemen yang bertugas memastikan sistem manajemen energi telah benar-benar diterapkan dan sesuai dengan ISO 50001 atau tidak.

Wakil manajemen yang ditunjuk juga bertugas menentukan metode yang digunakan untuk memastikan operasi serta pengendalian sistem manajemen berjalan secara efektif. Kemudian, wakil manajemen akan menyampaikan laporan kepada manajemen puncak terkait hasil kinerja untuk kemudian dilakukan evaluasi.

Sertifikasi ISO 50001Sertifikasi ISO 50001

Perusahaan harus melewati sejumlah tahapan dan persiapan ketika ingin mendapatkan sertifikasi ISO 50001. Setelah mendaftar mengajukan permohonan, perusahaan kemudian menjalani proses audit ISO 50001 Sistem Manajemen Energi yang terdiri dari dua tahap, yakni pre-assesment dan sertifikasi.

Tahap pertama audit ISO merupakan penilaian yang melibatkan sistem organisasi perusahaan. Audit akan dilakukan oleh auditor yang bersertifikasi sesuai bidangnya untuk memastikan bahwa penerapan ISO 50001 dalam perusahaan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Selanjutnya pada tahap kedua, yaitu penilaian sertifikasi yang melibatkan lebih dekat masalah dalam ISO 50001. Tim audit kemudian menggali lebih jauh sistem manajemen energi. Jika hasil audit baik dan memenuhi standar, maka lembaga sertifikasi akan mengeluarkan rekomendasi dan sertifikat sebagai bukti lolos sertifikasi.

Baca juga : 

Setiap tahunnya, proses audit akan tetap dilakukan dengan tujuan memastikan bahwa perusahaan masih konsisten menerapkan standar ISO 50001 Sistem Manajemen Energi atau tidak. Apabila dalam proses audit ditemukan hal yang tidak sesuai, maka sertifikasi tersebut dapat dicabut.

Selain itu, perusahaan yang telah dinyatakan lolos dan memperoleh sertifikasi ISO 50001 wajib melakukan pengembangan sejumlah kebijakan, prosedur, dan protokol terkait manajemen energi seperti berikut.

  1. Tanggung jawab manajemen atas manajemen energi perusahaan.
  2. Perencanaan energi, review, dan proses dasar.
  3. Tujuan, sasaran, dan rencana aksi penggunaan energi.
  4. Komunikasi dan pelatihan energi, dll

Perusahaan harus lebih dahulu memiliki pemahaman yang kuat mengenai apa itu ISO 50001 Sistem Manajemen Energi dan hal terkait dengannya sebelum memulai sertifikasi. Oleh karena itu, perusahan dapat membuat pelatihan untuk menyiapkan sumber daya manusia dan kebijakan terlebih dahulu.

Leave a Reply